flu di hari libur

19 Maret 2013 § Tinggalkan komentar

Senang rasanya bisa liburan di rumah berkumpul bersama keluarga, bisa berkumpul bertiga :). Tapi ada sedikit hal yang mengganggu, sudah 3 hari ini saya terserang flu. Sebelumnya anak saya, lalu ibunya, kemudian sekarang giliran saya. Kalau pas lagi bersin jebras-jebres  seperti dentuman meriam penanda peringatan 17 agustus di istana negara :p. Tempat sampah jadi penuh dengan tissue :p. Dan sepertinya akan disusul dengan batuk…

Tapi alhamdulillah sakitnya masih flu, obatnya juga mudah didapat.

Bicara tentang sakit, ada hikmah dari setiap penderitanya. Seperti sabda Rasulullah SAW :

“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya”.

(HR. Bukhari no. 5660 dan Muslim no. 2571).

“Tidaklah seseorang muslim ditimpa keletihan, penyakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, kegundah-gulanan hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapuskan sebagian dari kesalahan-kesalahannya”.

(HR. Bukhari no. 5641).

“Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengan dosa-dosanya”. (HR. Muslim no. 2573).“Bencana senantiasa menimpa orang mukmin dan mukminah pada dirinya, anaknya dan hartanya, sehingga ia berjumpa dengan Allah dalam keadaan tidak ada kesalahan pada dirinya”.

(HR. Tirmidzi no. 2399, Ahmad II/450, Al-Hakim I/346 dan IV/314, Ibnu Hibban no. 697, dishohihkan Syeikh Albani dalam kitab Mawaaridizh Zham-aan no. 576).

“Sesungguhnya Allah benar-benar akan menguji hamba-Nya dengan penyakit, sehingga ia menghapuskan setiap dosa darinya”.

(HR. Al-Hakim I/348, dishohihkan Syeikh Albani dalam kitab Shohih Jami’is Shoghir no.1870).

“Tidaklah seorang muslim tertusuk duri atau yang lebih dari itu, melainkan ditetapkan baginya dengan sebab itu satu derajat dan dihapuskan pula satu kesalahan darinya”. (HR. Muslim no. 2572).

“Sakit demam itu menjauhkan setiap orang mukmin dari api neraka”.

(HR. Al-Bazzar, dishohihkan Syeikh Albani dalam kitab Silsilah al Hadiits ash Shohihah no. 1821).

“Janganlah kamu mencaci-maki penyakit demam, karena sesungguhnya (dengan penyakit itu) Allah akan menghapuskan dosa-dosa anak Adam sebagaimana tungku api menghilangkan kotoran-kotoran besi”.

(HR. Muslim no. 2575).

hari Kartini

21 April 2012 § Tinggalkan komentar

133 tahun yang lalu tepatnya di tanggal 21 April 1879 dilahirkan oleh M.A. Ngasirah seorang bayi perempuan mungil yang dinamai Kartini. Kartini tumbuh dan dibesarkan dalam lingkungan ningrat, yang pada jamannya golongan tersebut memiliki keistimewaan yakni kemudahan akses untuk pendidikan dan jabatan pemerintahan. Kesempatan yang diberikan orang tua Kartini untuk mengenyam pendidikan dimanfaatkan Kartini untuk mempelajari banyak hal. Kemampuan yang dimiliki Kartini dari menuntut ilmu, mendorong Kartini untuk lebih membuka wawasan terhadap perkembangan jaman pada masa itu. Berbekal kemampuan berkorespondensi dengan bahasa asing (bahasa Belanda pada masa itu), Kartini aktif bertukar pemikiran dengan teman-temannya di Eropa. Kondisi yang berbeda di Eropa dengan di Hindia Belanda pada masa itu, khususnya tentang kesempatan bagi para perempuan untuk dapat memperoleh pendidikan di bangku sekolah menginspirasi Kartini untuk membuat sekolah yang khusus diperuntukkan bagi kaum wanita.

s u p e r d a d w a n n a b e

18 Maret 2012 § Tinggalkan komentar

Rasanya menyenangkan bisa kembali mengisi liburan bersama keluarga 🙂 . Di hari minggu ini dapet tugas ngurus Aksa. Karena bundanya ada jadwal masuk klinik, saya yang mengambil alih urusan rumah hehe…

Pagi ini diawali dengan nyeb*kin aksa…, habis pub soalnya hehe :-p. Namun sebelumnya saya nyiapin air anget dulu untuk bersihin sekaligus mandiin aksa.

Setelah selesai diceb*kin aksa mandi pake air anget. Mandiin bayi memang gampang-gampang susah, harus hati-hati dan telaten supaya badannya bisa bersih namun tidak sampai nangis. Kebetulan aksa kalo dimandikan tidak rewel.

Selesai mandi aksa dikeringkan dengan handuk lalu dioles saleb. Kemarin kulitnya kena alergi, jadi muncul bintik-bintik merah. Dokter memberikan salebuntuk dioleskan 2 kali sehari setelah mandi. Waktu mau dipakaikan baju aksa agak rewel. Badannya bolak-balik tengkurap, but it’s ok.

Selesai dipakaikan baju, anak saya jadi tambah ngganteng lho 🙂  hehe..

Saya lihat jam dinding, ternyata sudah siang, belum sarapan juga, mandipun juga belum. Wah kalah sama aksa nih…

Sementara aksa saya tinggal dulu ke dapur, mumpung lagi asik main sendiri.
Sarapan pagi ini dengan telur ceplok yang saya goreng sendiri, alhamdulillah…

Inget hari ini ada car freeday di cipete raya dari jam 6 pagi sampai 12 siang. Rencana saya mau ngajak aksa jalan-jalan, tapi sayanya belum mandi dan aksanya malah tidur dengan pulasnya.

pergantian tahun hijriyah 1433

26 November 2011 § Tinggalkan komentar

Tidak terasa sudah memasuki pergantian tahun hijriyah. Saya sendiri juga baru menyadarinya sore tadi. Alhamdulillah tahun lalu saya lalui dengan berbagai pencapaian dan anugerah. Syukur nikmat saya sembahkan pada Allah SWT yang telah memberikan perlindungan di tahun lalu pada kami sekeluarga. Sebelum memasuki pergantian tahun tadi alhamdulillah saya masih diberikan kesempatan untuk mengucapkan do’a akhir tahun sebelum memasuki awal tahun 1433 H.

Setelah dibaca-baca arti dari do’a-do’a tersebut ternyata mengandung makna mendalam…

Do’a akhir tahun :

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim

Wa shallallaahu ‘ala sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihii wa sallam. 

Allaahumma maa ‘amiltu fi haadzihis-sanati mimmaa nahaitani ‘anhu falam atub minhu wa lam tardhahu wa lam tansahu wa halamta ‘alayya ba’da qudratika ‘alaa uquubati wa da’autani ilattaubati minhu ba’da jur’ati alaa ma’siyatika fa inni astaghfiruka fagfirlii wa maa ‘amiltu fiihaa mimma tardhaahu wa wa’adtani ‘alaihits-tsawaaba fas’alukallahumma yaa kariimu yaa dzal-jalaali wal ikram an tataqabbalahuu minni wa laa taqtha’ rajaai minka yaa karim, wa sallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin Nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa ‘aalihii wa sahbihii wa sallam

Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW,beserta para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, segala yang telah ku kerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang kami belum bertaubat, padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar (dengan kasih sayang-Mu), yang sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa untuk saya, dan Engkau telah mengajak saya untuk bertaubat sesudah melakukan maksiat. Karena itu ya Allah, saya mohon ampunan-Mu dan berilah ampunan kepada saya dengan kemurahan-Mu.
Segala apa yang telah saya kerjakan, selama tahun ini, berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, saya mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah.
Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad, Nabi yang Ummi dan ke atas keluarga dan sahabatnya.
Do’a awal tahun :
Bismillaahir-rahmaanir-rahiim
Wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihii wa sallam.
Allaahumma antal-abadiyyul-qadiimul-awwalu, wa ‘alaa fadhlikal-‘azhimi wujuudikal-mu’awwali, wa haadza ‘aamun jadidun qad aqbala ilaina nas’alukal ‘ishmata fiihi minasy-syaithaani wa auliyaa’ihi wa junuudihi wal’auna ‘alaa haadzihin-nafsil-ammaarati bis-suu’i wal-isytighaala bimaa yuqarribuni
ilaika zulfa yaa dzal-jalaali wal-ikram yaa arhamar-raahimin, wa sallallaahu ‘alaa sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihii wa sallam
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya.
Ya Allah Engkaulah Yang Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan hanya kepada anugerah-Mu yang Agung dan Kedermawanan-Mu tempat bergantung.
Dan ini tahun baru benar-benar telah datang. Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya. Dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan,agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, Nabi yang ummi dan ke atas para keluarga dan sahabatnya.

20-11-2011

20 November 2011 § Tinggalkan komentar

Minggu 20-11-2011, hmmmm… tanggal ‘cantik’.

Alhamdulillah bertepatan dengan hari libur kantor, jadi saya bisa menikmati hari ini bersama keluarga tercinta saya di rumah. Saya bersyukur bisa menemani keluarga beristirahat, dapat mengawasi tumbuh kembang si kecil, dan dapat menemani istri saya yang dari semalam terkena demam. Mumpung libur saya juga dapat menikmati seni-nya menunggui jemuran baju dan popok si kecil, karena sedari pagi tadi cuaca di sini masih dirundung mendung yang sewaktu-waktu menuntut saya lekas bergegas mengangkatnya jika hujan turun dengan tiba-tiba.

Hmm… rasanya hidup demikian indah dan nikmat bila kita dapat mencurahkan kasih sayang dan cinta dengan tulus pada orang-orang dan lingkungan sekitar kita. 🙂

Mengutip kata-kata bijak :

“Cinta membijakkan orang bodoh, dan membodohkan orang bijak.”

Mungkin itu sebabnya, kita melihat orang-orang sederhana menemukan belahan jiwa masing-masing, dan hidup berbahagia dalam keluarga yang rukun dan setia.

Dan pasti itu juga sebabnya, orang-orang bijak nan tenar rontok dari kemuliaannya karena jatuh cinta dengan orang yang salah, atau jatuh cinta dengan cara yang salah.

Hmm …

“Cinta berpihak kepada ketulusan, bukan kepada nafsu.”

– Mario Teguh –

our 1st anniversary

14 November 2011 § Tinggalkan komentar

Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan kami yang pertama. Satu tahun yang lalu tepatnya 14 November 2010 dalam ikrar ijab qabul di akad nikah kami, rasa senang bercampur haru saya rasakan ketika secara sah saya menikahi calon istri saya. Disaksikan penghulu, wali, keluarga, dan para tamu dengan lancar, mantab, dan percaya diri  saya ucapkan ikrar suci ijab qabul.

Peringatan ulang tahun pernikahan yang pertama sering diistilahkan dengan ‘kawin kertas’. Entah kenapa disebut kawin kertas saya sendiri juga belum tahu, hehehe. Belakangan muncul pula istilah atau sebutan untuk memperingati ulang tahun pernikahan mulai dari yang pertama hingga pada bilangan tertentu. Di bawah ini adalah sebutan untuk peringatan ulang tahun pernikahan ke :

1  = kawin kertas
2  = kawin kapas / mori
3  = kawin kulit
4  = kawin buah-buahan / bunga / buku
5  = kawin kayu / balok
6  = kawin besi
7  = kawin tembaga / kuningan
8  = kawin karet
9  = kawin gerabah
10 = kawin aluminium
11 = kawin baja
12 = kain sutera / linen / nilon
13 = kawin renda
14 = kawin gading
15 = kawin kristal

Selanjutnya peringatan ulang tahun pernikahan yang ke :

20 = kawin cina
25 = kawin perak
30 = kawin mutiara
35 = kawin jade / karang / koral
40 = kawin rubi
45 = kawin sapphire
50 = kawin emas
55 = kawin zamrud
60 = kawin intan

Dalam rentang perjalanan waktu, kini setahun sudah kami jalani hari-hari dalam naungan mahligai pernikahan. Alhamdulillah puji syukur pada-Mu ya Rabb dalam rentang setahun perjalananan pernikahan kami, Engkau telah menganugerahkan kepada kami seorang putra yang telah menambah kebahagiaan di keluarga kecil kami. Karunia sekaligus amanah yang harus kami emban sebagai titipan-Mu untuk kami didik dan pelihara dalam naungan kasih sayang. Bunda Ika, Semoga di hari jadi pernikahan kita yang pertama ini membawa semangat yang lebih baik dalam menjalani pernikahan kita di hari-hari berikut sampai seterusnya. Semoga semangat dan kebersamaan dalam kasih senantiasa menjadi pengiring dalam menjaga dan mengawal tumbuh kembang Aksa dan adik-adiknya nanti… Semoga Allah SWT selalu meridhoi langkah kita, Aamiin ya Robbal’alamiin.

mengutip beberapa penggal kata karya Sapardi Djoko Damono.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Lewat kata yang tak sempat disampaikan
Awan kepada air yang menjadikannya tiada
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan
Kayu kepada api yang menjadikannya abu. *

*dikutip dari Aku ingin mencintaimu dengan sederhana karya Sapardi Djoko Damono.

 
Salam hangat untuk para pembaca yang budiman,
kami yang memperingati,
Ady – Ika
 

Nabi Muhammad saw bersabda: Artinya: “Barangsiapa di antara kamu mampu menikah, maka menikahlah karena nikah dapat menahan pandangan serta memelihara kemaluan (kesucian).” (HR. al- Bukhari)

TYPHUS

11 November 2011 § Tinggalkan komentar

Beberapa waktu lalu saya merasa kurang enak badan. Badan terasa demam, dibarengi dengan nyeri, pegal-pegal mual dan pusing. Setelah periksa ke dokter ternyata saya terserang penyakit tifus, salah satu penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella enterica.

Penyakit ini ditandai dengan demam tinggi, kerap menyerang anak-anak termasuk balita maupun dewasa.

Di Indonesia, diperkirakan antara 800 – 100.000 orang terkena tifus atau demam tifoid sepanjang tahun. Demam ini terutama muncul di musim kemarau dan konon anak perempuan lebih sering terserang. Yang jelas, meski tifus bisa menyerang anak di atas umur 1 tahun, “korban” paling banyak adalah anak usia 5 tahun. “Tapi belakangan ini, serangan terhadap anak di bawah umur 5 tahun, meningkat jadi 15 persen,” kata dr. Arlin Algerina, SpA, dari RS Internasional Bintaro.

MASUK LEWAT MULUT

Demam tifoid, jelas Arlin, adalah infeksi akut yang disebabkan bakteri Salmonella typhi. Tidak seperti virus yang dapat beterbangan di udara, bakteri ini hidup di sanitasi yang buruk seperti lingkungan kumuh, makanan, dan minuman yang tidak higienis. “Dia masuk ke dalam tubuh melalui mulut, lalu menyerang tubuh, terutama saluran cerna.”

Proses bekerjanya bakteri ini ke dalam tubuh manusia lumayan cepat. Yaitu 24-72 jam setelah masuk, meski belum menimbulkan gejala, tetapi bakteri telah mencapai organ-organ hati, kandung empedu, limpa, sumsum tulang, dan ginjal. “Rentang waktu antara masuknya kuman sampai dengan timbulnya gejala penyakit, sekitar 7 hari.”

Nah, gejalanya sendiri baru muncul setelah 3 sampai 60 hari. Pada masa-masa itulah kuman akan menyebar dan berkembang biak. Organ tubuh lalu merangsang sel darah putih mengeluarkan zat interleukin. Zat inilah yang akan merangsang terjadinya gejala demam. Kuman yang masuk ke hati akan masuk kembali dalam peredaran darah dan menyebar ke organ tubuh lainnya.

Namun tidak seluruh bakteri Salmonella typhi dapat menyebabkan demam tifoid. “Saat kuman masuk, tubuh berupaya memberantas kuman dengan berbagai cara. Misalnya, asam lambung berupaya menghancurkan bakteri, sementara gerakan lambung berupaya mengeluarkan bakteri. Jika berhasil, orang tersebut akan terhindar dari demam tifoid.”

KENALI GEJALA

Cara terbaik menghadapi demam tifoid adalah mengetahui gejala awal penyakit ini. Antara lain:

* Demam lebih dari seminggu
Siang hari biasanya terlihat segar namun malamnya demam tinggi. Suhu tubuh naik-turun.

* Mencret
Bakteri Salmonella typhi juga menyerang saluran cerna karena itu saluran cerna terganggu. Tapi pada sejumlah kasus, penderita malah sulit buang air besar.

* Mual Berat
Bakteri Salmonella typhi berkumpul di hati, saluran cerna, juga di kelenjar getah bening. Akibatnya, terjadi pembengkakan dan akhirnya menekan lambung sehingga terjadi rasa mual.

* Muntah
Karena rasa mual, otomatis makanan tak bisa masuk secara sempurna dan biasanya keluar lagi lewat mulut. Karena itu harus makan makanan yang lunak agar mudah dicerna. Selain itu, makanan pedas dan mengandung soda harus dihindari agar saluran cerna yang sedang luka bisa diistirahatkan.

* Lidah kotor
Bagian tengah berwarna putih dan pinggirnya merah. Biasanya anak akan merasa lidahnya pahit dan cenderung ingin makan yang asam-asam atau pedas.

* Lemas, pusing, dan sakit perut

* Terkesan acuh tak acuh bahkan bengong
Ini terjadi karena adanya gangguan kesadaran. Jika kondisinya semakin parah, seringkali tak sadarkan diri/pingsan.

* Tidur pasif
Penderita merasa lebih nyaman jika berbaring atau tidur. Saat tidur, akan pasif (tak banyak gerak) dengan wajah pucat.

PENGOBATAN HARUS TUNTAS

Bila demam tifoid masih terbilang ringan, istilahnya gejala tifus atau paratifus, dokter akan menyarankan banyak istirahat, banyak minum, dan obat antibiotik yang diberikan harus dihabiskan.

Perawatan dan pengobatan bertujuan menghentikan invasi kuman, memperpendek perjalanan penyakit, mencegah terjadinya komplikasi, serta mencegah agar tak kambuh kembali. “Sebab, meski masih tahap ringan, kuman terus menyebar dan berkembang-biak dengan cepat,” jelas Arlin.

Sayangnya, diagnosa demam tifoid pada anak-anak cukup sulit dilakukan. “Pada sejumlah anak, mereka tak mengeluh mual, pusing, atau suhu tubuhnya tinggi. Anak hanya bisa menangis atau rewel.” Pemeriksaan laboratorium pun kerap sulit dilakukan karena anak umumnya meronta jika harus diambil darahnya.

Untuk tifus yang sudah berat, penderita diharuskan menjalani perawatan di rumah sakit. Biasanya selama 5-7 hari harus terus berbaring. “Setelah melewati hari-hari itu, proses penyembuhan akan dilanjutkan dengan memobilisasi bertahap.” Hari pertama, dudukkan anak 2 x 15 menit, lalu meningkat 2 x 30 menit di hari kedua, dan seterusnya. Baru kemudian belajar jalan.

BISA KAMBUH LAGI

Yang jelas, lanjut Arlin, demam tifoid tak boleh dianggap enteng. “Harus diobati secara total.” Karena itu, jika dosis obat ditetapkan 4 kali sehari, harus ditaati. “Kalau cuma diminum 3 kali sehari, kuman tak akan mati.” Pengobatan yang tak tuntas, membuat bakteri akan terus terbawa dan berkembang biak. “Tingkat kemungkinan kambuh lagi, sampai 15 persen.”

Arlin kembali mengingatkan, betapa cepatnya bakteri ini berkembang biak dan menjalar ke mana-mana melalui pembuluh darah. “Bisa menyerang paru-paru, hati, hingga otak.”

Padahal, jika demam tifoid sudah tergolong berat, akan sulit diobati karena sudah terlanjur terjadi komplikasi. Misalnya, bakteri sudah membuat usus bocor (perforasi) sehingga timbul pendarahan ketika buang air besar. Usus pun sudah sulit sekali mencerna makanan karena selaputnya sudah terinfeksi (peritonitis).”Tak ada jalan lain, kecuali operasi untuk memperbaiki ususnya yang bolong.”

Serangan lainnya adalah ke paru-paru yang membuat penderita sulit bernapas. Yang lebih parah, jika bakteri sudah masuk ke otak. “Anak akan kejang-kejang, tak sadarkan diri, bahkan koma beberapa saat.”

Pencegahan Demam Tifoid / Tifus

Menurut Arlin, pencegahan harus dilakukan dari 2 hal:

* LINGKUNGAN HIDUP

1. Sediakan air minum yang memenuhi syarat. Misalnya, diambil dari tempat yang higienis, seperti sumur dan produk minuman yang terjamin. Jangan gunakan air yang sudah tercemar. Jangan lupa, masak air terlebih dulu hingga mendidih (100 derajat C).
2. Pembuangan kotoran manusia harus pada tempatnya. Juga jangan pernah membuangnya secara sembarangan sehingga mengundang lalat karena lalat akan membawa bakteri Salmonella typhi. Terutama ke makanan.
3. Bila di rumah banyak lalat, basmi hingga tuntas.

* DIRI SENDIRI

1. Lakukan vaksinasi terhadap seluruh keluarga. Vaksinasi dapat mencegah kuman masuk dan berkembang biak. Saat ini pencegahan terhadap kuman Salmonella sudah bisa dilakukan dengan vaksinasi bernama chotipa (cholera-tifoid-paratifoid) atau tipa (tifoid-paratifoid). Untuk anak usia 2 tahun yang masih rentan, bisa juga divaksinasi.
2. Menemukan dan mengawasi pengidap kuman (carrier). Pengawasan diperlukan agar dia tidak lengah terhadap kuman yang dibawanya. Sebab jika dia lengah, sewaktu-waktu penyakitnya akan kambuh.

Kebal Antibiotik

Yang “mengerikan”, papar Arlin, penelitian menunjukkan, kini banyak kuman Salmonella typhi yang kebal terhadap antibiotika. Akhirnya, penyakit ini makin sulit disembuhkan. “Tapi untungnya metode pengobatan juga sudah maju sehingga separah apa pun, bisa disembuhkan.”

Hanya saja, jika bakteri sudah menyerang otak, tetap akan membawa dampak. Misalnya, kesadarannya berkurang, kurang cepat tanggap, dan lambat dalam mengingat. Jadi, jangan sepelekan demam tifoid dan rawat anak baik-baik jika ia terserang penyakit ini.

Makanan Yang Dianjurkan

* Boleh semua jenis makanan, yang penting lunak.
* Makanan harus mudah dicerna, mengandung cukup cairan, kalori, serat, tinggi protein dan vitamin, tidak merangsang dan tidak menimbulkan banyak gas.
* Makanan saring/lunak diberikan selama istirahat.
* Jika kembali kontrol ke dokter dan disarankan makan nasi yang lebih keras, harus dijalankan.
* Untuk kembali ke makanan “normal”, lakukan secara bertahap bersamaan dengan mobilisasi. Misalnya hari pertama makanan lunak, hari ke-2 makanan lunak, hari ke-3 makanan biasa, dan seterusnya.

sumber :
milis-nakita@news.gramedia-majalah.com
http://www.mail-archive.com/milis-nakita@news.gramedia-majalah.com/

Diagnosa Penyakit Demam Typhus (Tifoid)
Untuk ke akuratan dalam penegakan diagnosa penyakit, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan laboratorium diantaranya pemeriksaan darah tepi, pemeriksaan Widal dan biakan empedu.

  1. Pemeriksaan darah tepi merupakan pemeriksaan sederhana yang mudah dilakukan di laboratorium sederhana untuk membuat diagnosa cepat. Akan ada gambaran jumlah darah putih yang berkurang (lekopenia), jumlah limfosis yang meningkat dan eosinofilia.
  2.  Pemeriksaan Widal adalah pemeriksaan darah untuk menemukan zat anti terhadap kuman tifus. Widal positif kalau titer O 1/200 atau lebih dan atau menunjukkan kenaikan progresif.
  3. Diagnosa demam Tifoid pasti positif bila dilakukan biakan empedu dengan ditemukannya kuman Salmonella typhosa dalam darah waktu minggu pertama dan kemudian sering ditemukan dalam urine dan faeces.

Sampel darah yang positif dibuat untuk menegakkan diagnosa pasti. Sample urine dan faeces dua kali berturut-turut digunakan untuk menentukan bahwa penderita telah benar-benar sembuh dan bukan pembawa kuman (carrier).

Sedangkan untuk memastikan apakah penyakit yang diderita pasien adalah penyakit lain maka perlu ada diagnosa banding. Bila terdapat demam lebih dari lima hari, dokter akan memikirkan kemungkinan selain demam tifoid yaitu penyakit infeksi lain seperti Paratifoid A, B dan C, demam berdarah (Dengue fever), influenza, malaria, TBC (Tuberculosis), dan infeksi paru(Pneumonia). Perawatan dan Pengobatan Penyakit Demam Typhus (Tifoid)
Perawatan dan pengobatan terhadap penderita penyakit demam Tifoid atau types bertujuan menghentikan invasi kuman, memperpendek perjalanan penyakit, mencegah terjadinya komplikasi, serta mencegah agar tak kambuh kembali. Pengobatan penyakit tifus dilakukan dengan jalan mengisolasi penderita dan melakukan desinfeksi pakaian, faeces dan urine untuk mencegah penularan. Pasien harus berbaring di tempat tidur selama tiga hari hingga panas turun, kemudian baru boleh duduk, berdiri dan berjalan. Selain obat-obatan yang diberikan untuk mengurangi gejala yang timbul seperti demam dan rasa pusing (Paracetamol), Untuk anak dengan demam tifoid maka pilihan antibiotika yang utama adalah kloramfenikol selama 10 hari dan diharapkan terjadi pemberantasan/eradikasi kuman serta waktu perawatan dipersingkat. Namun beberapa dokter ada yang memilih obat antibiotika lain seperti ampicillin, trimethoprim-sulfamethoxazole, kotrimoksazol, sefalosporin, dan ciprofloxacin sesuai kondisi pasien. Demam berlebihan menyebabkan penderita harus dirawat dan diberikan cairan Infus.

Komplikasi Penyakit Demam Typhus (Tifoid)

Komplikasi yang sering dijumpai pada anak penderita penyakit demam tifoid adalah perdarahan usus karena perforasi, infeksi kantong empedu (kolesistitis), dan hepatitis. Gangguan otak (ensefalopati) kadang ditemukan juga pada anak. Diet Penyakit Demam Typhus (Tifoid) Penderita penyakit demam Tifoid selama menjalani perawatan haruslah mengikuti petunjuk diet yang dianjurkan oleh dokter untuk di konsumsi, antara lain :

1. Makanan yang cukup cairan, kalori, vitamin & protein.
2. Tidak mengandung banyak serat.
3. Tidak merangsang dan tidak menimbulkan banyak gas.
4. Makanan lunak diberikan selama istirahat.

Untuk kembali ke makanan “normal”, lakukan secara bertahap bersamaan dengan mobilisasi. Misalnya hari pertama dan kedua makanan lunak, hari ke-3 makanan biasa, dan seterusnya.

Pencegahan Penyakit Demam Typhus (Tifoid)
Pencegahan penyakit demam Tifoid bisa dilakukan dengan cara perbaikan higiene dan sanitasi lingkungan serta penyuluhan kesehatan. Imunisasi dengan menggunakan vaksin oral dan vaksin suntikan (antigen Vi Polysaccharida capular) telah banyak digunakan. Saat ini pencegahan terhadap kuman Salmonella sudah bisa dilakukan dengan vaksinasi bernama chotipa (cholera-tifoid-paratifoid) atau tipa (tifoid-paratifoid). Untuk anak usia 2 tahun yang masih rentan, bisa juga divaksinasi.

Efek Antipiretik Ekstrak Cacing Tanah

Cacing tanah di dunia telah teridentifikasi sebanyak 1.800 spesies. Dari jumlah tersebut, ada dua spesies, yaitu Lumbricus rubellus (dikenal dengan cacing eropa atau introduksi) dan Pheretima aspergillum (dikenal dengan nama cacing kalung atau di long), yang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional. L. rubellus telah banyak dibudidayakan di Indonesia, sedangkan Ph. aspergillum belum banyak dibudidayakan.

Jika kita pergi ke toko obat Cina untuk mencari obat demam atau tifus, penjual akan menyarankan supaya menggunakan cacing kering untuk direbus dan diminum airnya, atau kalau tidak suka dengan baunya yang cukup menyengat, bisa memakan dalam bentuk kering yang sudah dimasukkan dalam kapsul.

Cacing kering yang diberikan itu adalah jenis Ph. aspergillum. Cacing tanah menarik perhatian karena dalam keadaan yang buruk sekalipun mereka bisa bertahan hidup.

Media vermikultur pun menggunakan kotoran sapi. Dari hal itu pasti cacing tanah memiliki senyawa kimia yang unik dalam tubuhnya yang mampu mempertahankan dirinya dari keadaan yang buruk dan mungkin dapat dimanfaatkan untuk kebaikan manusia.

Kandungan senyawa kimia cacing tanah memang unik. Kadar protein cacing tanah sangat tinggi, yaitu 58 persen hingga 78 persen dari bobot keringnya (lebih tinggi daripada ikan dan daging) yang dihitung dari jumlah nitrogen yang terkandung di dalamnya.

Selain itu, cacing tanah rendah lemak, yaitu hanya 3 persen hingga 10 persen dari bobot keringnya. Protein yang terkandung dalam cacing tanah mengandung asam amino esensial dan kualitasnya juga melebihi ikan dan daging.

Oleh karena itu, di Jepang, Hongaria, Thailand, Filipina, dan Amerika Serikat, cacing tanah sudah dimanfaatkan sebagai bahan makanan manusia selain digunakan untuk ramuan obat baik untuk pencegahan maupun pengobatan dan bahan kosmetik.

Demam merupakan gejala awal berbagai penyakit manusia. Penyebab demam bisa berbagai macam, tetapi umumnya gejala peningkatan suhu tubuh harus segera diatasi karena dapat mengakibatkan efek lain yang lebih berbahaya.

Demam dapat terjadi karena peningkatan titik patokan suhu di hipotalamus. Jika sel tubuh terluka oleh rangsangan pirogen seperti bakteri, virus, atau parasit, membran sel yang tersusun oleh fosfolipid akan rusak.

Salah satu komponen asam lemak fosfolipid, yaitu asam arakidonat, akan terputus dari ikatan molekul fosfolipid dibantu oleh enzim fosfolipase. Asam arakidonat akan membentuk prostaglandin dengan bantuan enzim siklooksigenase.

Prostaglandin inilah yang merangsang hipotalamus untuk meningkatkan suhu tubuh. Gejala demam dapat diatasi dengan obat antipiretik.

Ketika gejala demam muncul, umumnya orang akan menggunakan parasetamol untuk mencegah kenaikan suhu tubuh lebih lanjut.

Parasetamol memang obat antipiretik umum. Harganya terjangkau dan mudah didapat. Hanya saja, obat ini juga cukup banyak efek sampingnya. Selain itu, parasetamol hanya mengurangi gejala demam saja tanpa “membunuh” akar penyebab demam tersebut.

Pemanfaatan cacing tanah untuk antipiretik lebih aman karena komponen kimia cacing tanah tidak menimbulkan efek toksik bagi manusia sehingga aman dikonsumsi. Satu-satunya efek toksik cacing tanah adalah cacing tanah dapat mengakumulasi logam berat yang ada pada tanah dalam tubuhnya. Cacing tanah dapat menoleransi logam berat dalam konsentrasi yang cukup tinggi.

Namun, hal ini dapat diatasi dengan vermikultur, yaitu membuat media tumbuh yang baik bagi cacing tanah. Penampakan tubuh cacing tanah yang tercemar pun mudah dibedakan dengan yang normal.

Pengujian ekstrak cacing tanah untuk melihat aktivitasnya sebagai antipiretik dilakukan menggunakan hewan coba tikus putih yang didemamkan dengan penyuntikan vaksin campak. Suhu normal tikus putih mirip dengan manusia, yaitu berkisar antara 35,9 hingga 37,5 derajat celsius. Tikus putih yang sudah demam diobati dengan ekstrak cacing tanah dan parasetamol sebagai kontrol. Setelah didemamkan, suhu tubuh tikus putih diukur dan diamati pergerakan suhunya.

Kelompok tikus putih yang tidak diberi pengobatan meningkat suhunya hingga perbedaannya rata-rata 1,8 derajat celsius dari suhu normalnya, sementara yang diberi ekstrak cacing tanah hanya meningkat suhunya hingga perbedaannya 0,8 derajat celsius.

Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan suhu tikus putih yang didemamkan dapat ditahan oleh ekstrak cacing tanah. Bahkan, ketika telah dipisahkan senyawa aktifnya secara kasar, kenaikan suhu tikus putih yang didemamkan dapat ditahan hingga 0,4 derajat celsius saja. Efek ekstrak L. rubellus maupun Ph. aspergillum tidak menunjukkan perbedaan nyata.

Senyawa golongan alkaloid

Dari serangkaian pengujian kimia diketahui bahwa senyawa aktif sebagai antipiretik dari ekstrak cacing tanah adalah golongan senyawa alkaloid. Pengujian memang belum dapat menentukan nama senyawanya secara tepat. Golongan senyawa alkaloid mempunyai ciri mengandung atom nitrogen (bandingkan dengan struktur parasetamol yang juga memiliki atom nitrogen) dan bersifat basa (pH lebih dari 7).

Contoh alkaloid yang paling terkenal adalah nikotin dari tembakau. Seperti umumnya senyawa aktif, jika dikonsumsi berlebihan, dapat menjadi racun juga. Golongan alkaloid memang sudah banyak ditemukan dari ekstrak tumbuhan maupun hewan dan sebagian besar di antaranya memiliki efek farmakologis.

Ekstrak tumbuhan yang dikenal dapat menurunkan gejala demam seperti kina juga mengandung alkaloid sebagai senyawa aktifnya. Adanya senyawa alkaloid yang aktif dari cacing tanah ini juga sesuai dengan kadar N yang sangat tinggi dari cacing tanah seperti disebut di atas. Selain itu pH ekstrak cacing tanah kedua spesies di atas 7.

Penelitian sebelumnya juga menunjukkan efek antibakteri dari ekstrak cacing tanah. Jadi, bisa disimpulkan bahwa dalam kasus penyakit tifus, ekstrak cacing tanah bisa bekerja dari dua sisi, yaitu membunuh bakteri penyebabnya sekaligus menurunkan demamnya. Jika ekstrak cacing tanah bisa menurunkan demam dengan baik, mungkin ekstrak ini juga bisa berperan dalam penyembuhan penyakit SARS yang marak belakangan ini walaupun memang harus diteliti lebih jauh lagi karena karakteristik bakteri dan virus sangat berbeda.

Akan tetapi, setidaknya untuk pertolongan pertama masih memungkinkan untuk meredakan demam tinggi yang merupakan gejala awal penyakit sindrom akut tersebut.

Prof Dr drh Dondin Sajuthi, Ir Elly Suradikusumah MS, dan Marcus Ardian Santoso SSi Jurusan Kimia FMIPA IPB.
situs sumber :
http://pt-sar.com/index.php?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=10

Where Am I?

You are currently browsing the catatan category at mas ady.