d o a

28 September 2011 § Tinggalkan komentar

Dalam pinta saya kepada Sang Rabb terselip beberapa do’a yang selalu saya panjatkan, dan tak bosan-bosannya saya haturkan yakni :

“Robbi habli Minas Sholihin”
(Ya..Alloh jadikan anak-anak kami, anak yg sholeh)

dan

“Robbana hablana min azwajina wa dhurriyyatina qurrota a’yunin, wa jaalna lil muttaqina imama”
(ya..Alloh jadikanlah anak-anak dan keluarga kami pemandanganyang menyejukkan mata dan jadikanlah mereka pemimpin bagi orang-orang yang beriman)

Harapan saya tentunya agar anak-anak dan keluarga saya senantiasa diberikan petunjuk dan kemudahan dalam menjalani prinsip-prinsip keimanan dan ketaqwaan kepada sang Khaliq.

Iklan

alhamdulillah telah lahir putera kami….

20 September 2011 § Tinggalkan komentar

Terima kasih, Jazakumullah khairan katsiira untuk doa yang Anda lantunkan untuk kami sekeluarga…
Akhirnya, putera kami yang pertama telah lahir dengan selamat, melalui sebuah proses kelahiran yang lancar di RS Jogja International Hospital (JIH) pada hari Sabtu 17 September 2011 pukul 23.25 wib. Berat bayi 3.38 kg, panjangnya 51 cm.
Mohon doa dari rekan-rekan sekalian, agar Allah SWT memberi kami kekuatan untuk mendidik dan merawatnya sehingga menjadi anak yang sehat, sholeh, cerdas dan berbakti kepada agama, bangsa, negara, dan orang tuanya..
Saya dan istri berencana memberi nama anak kami :

Danadyaksa Assyawal Putra Sulistyo.

Sekali lagi, terima kasih untuk doa yang Anda layangkan untuk kami..
Saat ini ibu dan bayinya masih di rumah sakit, sementara saya sementara balik jakarta dulu untuk melanjutkan aktivitas mencari nafkah. InsyaAlloh sabtu depan saya berencana akan meng-Aqiqahkan anak kami.

kami yang berbahagia,

Ady – Ika

nyarter bus

14 September 2011 § Tinggalkan komentar

Seminggu setelah libur lebaran 2011 kemarin, tepatnya pada hari jum’at tanggal 9 september 2011 saya melakukan perjalanan pulang ke jogja menggunakan jasa angkutan bus dari terminal lebak bulus. Sehari sebelumnya saya sudah membeli, untuk mengantisipasi bila nanti kehabisan tiket (meski sudah bukan musim lebaran). Pada hari keberangkatan saya ditelfon oleh pihak agen bahwa jam keberangkatan diajukan dari jam 15.00 menjadi jam 13.00 karena bis-nya sudah datang dan sudah stand by di teminal. Okelah, berarti bisa pulang lebih awal…hehe.. Selepas sholat jum’at di masjid deket rumah, saya beli gado-gado untuk makan siang. Ternyata untuk mendapatkan satu porsi gado-gado saya harus antri, tapi alhamdulillah hanya satu antrean ke depan. Saya lihat jam ternyata sudah mepet dengan jam keberangkatan akhirnya saya minta gado-gadonya dibungkus saja dan rencananya akan saya makan nanti di terminal. Butuh waktu kurang dari setengah jam dari rumah untuk sampai di terminal. Sesampainya di terminal saya langsung mencari bus yang akan membawa saya pulang ke Jogja. Begitu ketemu saya langsung saja naik ke bus yang dimaksud. Ternyata di dalam bus cuma ada pak sopir dan pak kernet yang sedang duduk-duduk nyantai sambil bengong melihat saya yang tiba-tiba nongol dari pintu depan :-D. Dengan percaya diri saya meyakinkan bahwa ini adalah bus yang akan membawa saya ke jogja dengan menanyakan ke pak sopir. Pak sopir pun membenarkan dugaan saya dengan mempersilahkan saya duduk di kursi penumpang…. Tapi ada hal yang saya lupa, ternyata saya belum melapor ke agen bus (halahh…..), khawatirnya nanti agen masih menunggu kedatangan saya dan menunda keberangkatan hehee…
Akhirnya saya lapor ke bagian agen, setelah menunggu beberapa saat di counter agen akhirnya saya dan satu orang bapak dianter menuju bis yang tadi saya naiki. Bapak tersebut nasibnya juga beruntung seperti saya, jam keberangkatannya diajukan 1 (satu) jam dari rencana. Begitu naik ke bus ternyata nomer tempat duduk kami sama yakni nomer 16 (haduh…). karena khawatir kalau saya salah bus akhirnya saya telfon ke agen mengenai nomer tempat duduk dan busnya. Ditanggapi oleh agen dan saya dipersilahkan memilih tempat duduk sesuka saya, karena dari 56 tempat duduk yang dijual untuk jurusan jakarta-jogjakarta hanya terjual 2 kursi :-D. Dan pemegang tiket tersebut adalah saya dan bapak tersebut….

Jika saat lebaran orang pada berebut kursi penumpang, hari jum’at kemarin saya dengan leluasa dapat memilih bahkan berpindah-pindah tempat duduk…. 🙂

jalan-jalan ke perpustakaan Universitas Indonesia

14 September 2011 § Tinggalkan komentar

Pada hari rabu tanggal 20 januari 2010 tim dari PT. Cakra Manggilingan Jaya (PT.CMJ) mengadakan survey lapangan ke proyek pembangunan gedung perpustakaan Universitas Indonesia. Lokasi bangunan berada di tepi danau Kenanga Universitas Indonesia dan berjarak sekitar 100 meter dari gedung rektorat. Gedung perpustakaan ini akan memiliki luas bangunan 30.000 m2 serta terdiri atas delapan lantai. Perpustakaan yang memiliki luas bangunan sekitar 33.000 meter persegi ini dapat menampung antara 3 juta dan 5 juta buku. Selain dilengkapi sekitar 100 silent-room bagi dosen dan mahasiswa untuk kepentingan produktivitas akademisi kampus, dikabarkan pula bahwa perpustakaan ini akan dilengkapi sarana toko buku, kafetaria, studio musik, pusat kebugaran, bioskop, serta studio penyiaran radio dan televisi.

cmjsquad

Perpustakaan yang diklaim sebagai yang terbesar di Asia, Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia atau The Crystal Knowledge,  diresmikan  Jumat (13/5/2011). Gedung perpustakaan berlantai delapan dengan tiga menara itu diperkirakan sanggup menampung 20.000 orang per hari.

gedung perpustakaan Universitas Indonesia

molimo

14 September 2011 § Tinggalkan komentar

Tadi pagi saya melihat sekilas pada kaca mobil angkutan umum. Pada kaca belakang mobil tersebut terpampang tulisan molimo. Mungkin bagi orang jawa tengah pengertian atau maksud dari kata molimo tidaklah asing, yaitu dari kata M (mo) 5 (limo-”bhs jawa”) atau disingkat 5M, yaitu ;

  1. main (perjudian / berjudi)
  2. madon (main perempuan / prostitusi)
  3. maling (mencuri / korupsi dll)
  4. madat (candu narkoba)
  5. minum ( minuman keras/mabuk )

Molimo ini merupakan penyakit masyarakat, dan sudah ada seumur hidup manusia di muka bumi. Praktek ini secara normatif jelas dilarang baik oleh agama dan hukum positif. Sebaiknya kita menghindari molimo ini (lima M) dengan demikian hati/rohani akan menjdi bersih, fisik akan menjadi sehat, dan jauh dari serangan berbagai jenis penyakit dan insya allah hidupnya bahagia…

s e p t e m b e r c e r i a

1 September 2011 § Tinggalkan komentar

Mudik lebaran tahun ini cukup berkesan untuk saya. Tahun ini 1432 H/2011, lebaran pertama dengan keluarga baru saya. Dimana 10 bulan yang lalu tepatnya tanggal 14 november 2010 saya mengawali keluarga baru dengan menikahi seorang gadis yang sangat saya sayangi :-). Di tengah kemeriahan hari kemenangan tahun ini pula saya dan istri sedang berbahagia menanti kehadiran sang buah hati yang sebentar lagi akan melengkapi keceriaan keluarga kecil kami, aamiin. Menurut dokter yang memeriksa kehamilan istri saya, Hari Perkiraan Lahir (HPL) adalah 7 september 2011, jadi tinggal menunggu beberapa hari lagi. Yang namanya perkiraan tidak selalu tepat, boleh maju boleh mundur, namun kami sekeluarga siap akan kehadiran sang buah hati kapan pun Allah SWT mengijinkan. Segala do’a kami panjatkan, segala ikhtiar kami lakukan demi kebaikan buah hati kami. Sehingga harapannya nanti anak kami dapat lahir dengan selamat, sehat, normal, lancar dan si ibu senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, keselamatan dan kemudahan, amiin…

Libur Lebaran tahun ini merupakan hari libur kerja terlama yang pernah saya alami. Hampir 3 minggu saya dapat menikmati liburan di kampung halaman saya tercinta. Jatah libur hari raya dari kantor 6 hari, ditambah cuti persiapan persalinan istri 7 hari kalender, dan ditambah hari libur biasa sabtu- minggu jadi total liburan 21 hari !!.

Waktu libur yang cukup lama saya gunakan sebaik-baiknya untuk mendampingi istri mempersiapkan diri menghadapi masa persalinan. ‘Suami SIAGA’, adalah status yang sekarang sedang saya sandang hehehe….Suami SIAGA adalah kondisi kesiagaan suami dalam upaya memberikan pertolongan dalam merencanakan dan menghadapi kehamilan, persalinan dan nifas  terhadap istrinya.

Selama saya ada waktu, tuntutan menjadi suami yang selalu siap, mengantar, dan menjaga istri bila diperlukan memang sangat membanggakan. Buat para suami yang tengah bersiap-siap menjadi bapak, kegiatan mendampingi istri di masa kehamilan sangatlah menyenangkan, apalagi ketika istri minta dielus-elus perutnya, sesekali dede’ di dalam perut bergerak-gerak, kadang menendang, meninju atau sekedar berputar ketika perut bundanya dielus-elus. Ikatan batin antara ayah dan anak seakan mulai terjalin ketika saya mencium-cium perut istri sambil mengusap-usap dengan lembut dengan sesekali mengajak dede’ yang masih di dalam untuk mengobrol.

Kegiatan mendampingi istri di masa kehamilan tersebut bagi saya juga memberikan gambaran langsung betapa susah dan payahnya perjuangan untuk menjadi seorang ibu. Beratnya beban penderitaan seorang wanita yang tengah mengandung saya saksikan secara langsung. Berminggu-minggu lamanya dari trimester pertama sampai trimester ketiga istri saya harus menghadapi berbagai ujian, tantangan, dan cobaan di masa kehamilan. Di tengah berbagai ujian dan tantangan itu, kasih sayang istri saya kepada si buah hati dalam kandungan selalu ada bahkan selalu bertambah. Itulah mengapa ada hadits ‘surga itu berada di bawah telapak kaki ibu’. Karena kasih sayang seorang ibu begitu tulus bahkan sejak bayi masih dalam kandungan. Dan ibu lah yang selalu menemani sang bayi saat masih dalam kandungan, memeliharanya siang dan malam.

Dan mudah-mudahan awal september tahun ini menjadi hari yang istimewa dengan segala keceriaan di dalamnya. Mudah-mudahan nanti anak pertama kami dapat lahir dengan selamat, sehat, normal, demikian pula dengan ibunya, aamiin yaa robbal alamiin…

Where Am I?

You are currently viewing the archives for September, 2011 at mas ady.